Home Kesehatan Inilah Akibat Pengidap Liver Memakan Kayu Manis

Inilah Akibat Pengidap Liver Memakan Kayu Manis

by ritha halima

Saat menderita penyakit tertentu, kita memang patut lebih berhati-hati mengkonsumsi asupan makanan. Termasuk bagi mereka yang menderita penyakit liver dilarang konsumsi kayu manis. Apa pasal?

Kayu manis atau cinnamon ialah salah satu rempah-rempah yang banyak dimanfaatkan dalam pembuatan hidangan makanan atau minuman. Rempah ini juga lazim dimanfaatkan sebagai substitusi gula dalam makanan. Tidak cuma itu, rupanya kayu manis juga menaruh manfaat bagi kesehatan.

Melainkan, sebaiknya jangan terlalu banyak konsumsi kayu manis sebab salah satu kandungannya dapat berbahaya liver (hati) Anda.

Manfaat kayu manis

Kayu manis menaruh berjenis-jenis bahan aktif yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan Anda. Salah satunya, yakni flavonoid yang bisa berprofesi sebagai antioksidan. Tapi ini menolong tubuh Anda dalam melawan kerusakan sel pengaruh radikal bebas. Kecuali itu, cinnamon juga mempunyai kandungan minyak esensial yang memberi bebauan serta mempunyai sifat antiperadangan, antivirus, dan antibakteri.

Kandungan hal yang demikian membikin kayu manis bisa dimanfaatkan untuk menolong menurunkan risiko berjenis-jenis penyakit. Tapi ini sudah dijelaskan dalam sebagian penelitian yang menampilkan bahwa cinnamon bisa menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, kanker, dan penyakit neurodegeneratif.

Melainkan, konsumsi kayu manis membahayakan bagi sebagian orang

Selain cinnamon mempunyai banyak manfaat, melainkan juga mempunyai risiko kesehatan apabila dikonsumsi terlalu banyak. Konsumsi dalam jumlah banyak bisa menyebabkan iritasi pada mulut dan bibir. Kayu manis juga bisa menyebabkan respon alergi pada sebagian orang. Kecuali itu, minyak kayu manis yang dioleskan ke kulit dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan dan iritasi.

Tidak cuma itu, konsumsi cinnamon dalam jumlah tinggi juga bisa berbahaya orang dengan dilema liver. Tapi ini sebab kandungan kumarin dalam kayu manis. Kumarin ialah agen antikoagulan yang bisa memengaruhi kesanggupan darah untuk menggumpal.

Bagi orang yang peka kepada kumarin, konsumsi cinnamon dalam jumlah tinggi bisa meningkatkan risikonya mengalami kerusakan liver (hati), berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry. Sehingga, konsumsi kayu manis dalam jumlah tinggi tak dianjurkan pada orang yang mempunyai gangguan liver.

Terdapat dua macam kayu manis yang dapat Anda temui, yakni kayu manis cassia dan ceylon. Kedua macam kayu manis ini mengandung senyawa kumarin dalam jumlah yang berbeda. Kayu manis cassia (yang diketahui sebagai kayu manis lazim) mengandung kumarin dalam jumlah lebih banyak diperbandingkan kayu manis ceylon. Sayangnya, kedua macam ini tak dapat dibedakan apabila telah dalam format bubuk.

Berapa banyak konsumsi cinnamon yang aman?

Cinnamon yang Anda peroleh dari makanan atau minuman umumnya masih dalam jumlah kecil sehingga tak hingga dapat berbahaya kesehatan Anda. Jadi, Anda mungkin tak perlu kuatir apabila mengkonsumsi kayu manis yang terdapat dalam makanan atau minuman.

Melainkan semacam itu, Anda patut tahu berapa banyak kayu manis yang aman untuk Anda konsumsi, lebih-lebih apabila Anda mengkonsumsi suplemen kayu manis. Konsumsi yang dianjurkan yakni tak lebih dari 2-4 gram tiap hari. Ini tergantung dari kandungan kumarin dalam cinnamon hal yang demikian.

Kayu manis macam cassia yang mengandung kumarin lebih banyak dianjurkan supaya tak dikonsumsi lebih dari 2 gram per hari. , kayu manis ceylon dapat Anda konsumsi hingga 4 gram per hari.

Asupan kumarin yang masih bisa ditoleransi tubuh yakni sebesar 0,1 mg per kg berat badan per hari. Asupan kumarin yang lebih dari ini bisa menyebabkan keracunan hati dan kanker, berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Nutrition & Food Research tahun 2010.

You may also like

Leave a Comment